FYP
Media
Memuat Halaman...
0%
Harga Emas Antam 4 Januari 2026: Harga Stabil di Rp 2.488.000 per Gram

News

Harga Emas Antam 4 Januari 2026: Harga Stabil di Rp 2.488.000 per Gram

Writer: Riyadz Aqsha - Senin, 05 Januari 2026 08:00:59

Harga Emas Antam 4 Januari 2026: Harga Stabil di Rp 2.488.000 per Gram
Sumber gambar: Internal

Jakarta – Harga emas batangan Antam pada Minggu, 4 Januari 2026 terpantau stabil setelah mengalami penurunan pada perdagangan sebelumnya. Kondisi ini membuat pergerakan emas Antam berada pada fase konsolidasi, sekaligus menjadi perhatian bagi investor dan masyarakat yang berencana membeli emas sebagai instrumen lindung nilai.

Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp 2.488.000 per gram. Angka tersebut belum mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, harga buyback emas Antam atau harga jual kembali berada di kisaran Rp 2.346.000 per gram.

Pergerakan Harga Emas Antam Terkini

Stabilnya harga emas Antam hari ini terjadi setelah pada Sabtu, 3 Januari 2026, harga emas tercatat mengalami penurunan sekitar Rp 16.000 per gram. Penurunan tersebut membuat harga emas Antam kembali ke level yang relatif lebih rendah dibandingkan posisi akhir tahun lalu.

Meski demikian, secara tren jangka menengah, harga emas Antam masih berada di level tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa emas tetap menjadi salah satu aset yang diminati, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan.

Bagi investor jangka panjang, fase harga yang cenderung stabil seperti saat ini sering dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan pembelian bertahap atau accumulation buy.

Selisih Harga Jual dan Buyback Masih Lebar

Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh calon pembeli adalah selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam. Pada hari ini, selisih tersebut mencapai sekitar Rp 142.000 per gram.

Selisih ini merupakan hal yang umum dalam transaksi emas fisik. Namun, bagi investor jangka pendek, spread yang cukup lebar ini perlu diperhitungkan dengan cermat karena dapat memengaruhi potensi keuntungan.

Sebaliknya, bagi investor jangka panjang, selisih harga jual dan buyback biasanya tidak menjadi masalah besar, selama tujuan investasi dilakukan untuk jangka waktu bertahun-tahun.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Harga emas Antam tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik. Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga emas antara lain:

  1. Harga emas dunia
    Pergerakan harga emas internasional menjadi acuan utama harga emas fisik di dalam negeri.

  2. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
    Pelemahan rupiah biasanya mendorong harga emas domestik naik, begitu pula sebaliknya.

  3. Kondisi ekonomi global
    Ketidakpastian geopolitik, inflasi, dan kebijakan suku bunga global sering mendorong minat terhadap emas sebagai aset aman.

  4. Permintaan fisik emas
    Permintaan dari investor ritel maupun institusi turut memengaruhi pergerakan harga.

Dengan berbagai faktor tersebut, pergerakan harga emas Antam ke depan masih berpotensi mengalami fluktuasi, meski dalam jangka panjang emas kerap dianggap sebagai instrumen pelindung nilai.

Apakah Waktu yang Tepat Membeli Emas Antam?

Stabilnya harga emas Antam pada hari ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas. Harga yang tidak mengalami kenaikan tajam memberikan ruang bagi pembeli untuk masuk tanpa tekanan harga tinggi.

Namun, keputusan membeli emas tetap perlu disesuaikan dengan tujuan investasi, kondisi keuangan, serta jangka waktu penyimpanan. Investor disarankan tidak mengalokasikan seluruh dana ke satu instrumen saja, melainkan melakukan diversifikasi.

Bagi yang sudah memiliki emas, kondisi harga yang stabil ini juga bisa dimanfaatkan untuk menahan aset sambil menunggu momentum kenaikan berikutnya.

Prospek Harga Emas ke Depan

Ke depan, harga emas Antam masih berpotensi bergerak dinamis mengikuti perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter. Jika ketidakpastian ekonomi meningkat, emas berpeluang kembali menguat. Sebaliknya, jika kondisi pasar membaik dan aset berisiko kembali diminati, harga emas bisa mengalami tekanan.

Meski demikian, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia karena relatif mudah diperjualbelikan dan memiliki nilai yang cenderung bertahan dalam jangka panjang.

Tags: Emas

Mau Diskusi Project Baru?

Contact Us